Mesin Uang Otomatis

Statistik Kunjungan

Obat untuk luka di memek adikku

Obat untuk luka di memek adikku - namaku fero aku kelas 3 smp. aku memiliki tubuh atletis karena ikut basket. aku mempunyai ukuran penis 11cm normal normal aja. karena kalau penis panjang panjang nanti ga enak. aku memiliki adik namanya fitri kelas 1 smp dan baru naik. saat itu adalah weekend adiku. papa dan mama kami sedang Honeymoon. (orangtua kami honeymoon sekitar 1x tiap 4bulan) mereka menginap 2 hari 2 malam di bandung. otomatis hanya ada aku dan adiku dirumah. saat itu aku sedang mempelajari tentang alat reproduksi. tapi aku bukan orang ngeres. aku baru 1x masturbasi. itupun dimimpi hehe...

aku memutuskan untuk nonton tv. aku saat itu acaranya Bosan bosan. aku jadi ngantuk karena bosan. aku agak kantuk ku lihat adiku berangkat mandi aku abaikan dia. sampai aku dengar suara tangisan. aduuuh ahhh aaa.... aku kaget bukan main. langsung ku dobrak pintu kamar mandinya dan cliiingggpemandangan indah kulihat saat masuk ke kamar mandi. kulihat dia sangat kesakitan. buru buru ku gendong ke ruang tamu. saat itu aku tidak menggunakan handuk untuk menggendongnya. otomatis aku meraba pantatnya. aku tanya kke dia

"fit,.. kamu kenapa? jatuh ? " tanyaku lembut
"hiks... iya kak.. aku kepeleset..." jawabnya
"alaah kepeleset doang ko nangis?" gurauku
"bukan sakit jatuhnya..." jawab dia nagis dengan sdih
"lalu karena apa kamu nangis ? " tanyaku heran
"vaginaku kak... periih banget sehabis tertusuk gilete ." jawabnya
"perih banget neeh kak... aduuh " tambahnya
'pantas saja dia sakit banget. vaginanya terluka ama benda tajam' batinku
ku lihat vaginanya berdarah (Bukan Darah perawan) sedikit kurasa ia luka amat parah
"kak obati pliss sakit banget neeh..." pintanya
ya sudah ku ambil kapas dan ku bersihkan darahnya dia menahan kesakitan dengan sakit sekali. aku kasian ama dia... huh..
"fit kamu ada sabun membersihakn vaginamu ga?" tanyaku
"ada kak di lemari P3K " jawabnya
langsung kuambil obat tersebut dan kuambil air hangat untuk melarutkan sabunya. setelah larut ku ambil kapas dan ku tutuli di sekitar vaginanya. betapa malang nasib adiku ini. meskipun dia bugil di depanku. aku ga terangsang karena kasihan denganya
"huhhh daah... tunggu kering dulu. namun kamu ga boleh pake cd/celana dahulu" pintaku agar lukanya sembuh
"aah kak masa saya harus telanjang seeh seharian ? " keluhnya
"kalau ga mau, kakak masih ada sarung, namun lebih baik kamu di kamar atau dimana anginin vagina kamu pake kipas angin sambil kamu ngangkang agar lukanya sembuh" saranku
dia terdiam sebentar namun mau mengikuti saranku yg ke 2. ku ambil kipas angin kecil dan ku paskan di vaginanya. lalu dia ngangkang dan menikmati anginya
"kak berapa lama kira kira? " tanyanya
"5 menit aja. soalnya kan vaginamu entar bisa kena kuman lagi" jawabku
sebenernya saat dia ngankang aku jadi terangsang karena vaginanya ga ada jembutnya! wow... kalau kalian melihat pasti akan seperti di surga. 5 menit kemudaian ku suruh dia membersihkan vaginanya lagi tapi hati hati kena lukamu.
setelah itu dia keluar dengan rokmininya. aku kagetnya bukan main, dia masih belum pake cd. wow lalu ku sapa dia
"fit lu ga pake cd ya?" tanyaku iseng
"biar cepet sembuh kak!" jawbnya
"yaelah... kalau gitu nanti vagina kamu bisa tercemar kuman dll. kan lubangmu gede " gurauku.
"pake celana mama aja gih sono..." saranku lagi karena celana dalamnya mama longgar
malam malamnya aku maunya tidur namun diajak adiku ke kamarnya. dia minta aku untuk memeriksa vaginanya. aku periksa namun udah sembuh. entah disengaja atau enggak saat wajahku di depan vaginanya dia dorong vaginanya dan wajahku kena vaginanya
"hehe kak maaf... kak apain vaginan saya dong elus2 atau apa gitu biar sakitnya ga kerasa" pintanya ya udah ku elus elus aja vaginanya
ternyata dia keenakan dia sangat menikmatinya. beberapa saat kemudian dia orgasme ternyataa saat orgasme dia malah tambah kesakitan. lalau ku cium dia dan ku buka bajunya hingga telanjang. dia langsung menggesek gesek penisku dengan penisnya
"udah sene biar aku yang masukin. nanti kamu ga bisa" jawabku
"udah nimati dulu kakak... saya juga mau menikmatinya" jawabnya
setelah eberapa saat dia masukin penisku ke vaginanya. dia merintiih
"aaawww sakiitttt udah kakkkk....." dia kesakitan
udah diem dulu. biar vaginamu beradaptasi dulu.
15 menit adalah waktu terlama menunggu adaptasi. soalnya dia masih kesakitan. yah keburu penisku loyo didalam. lalu dia genjot grnjot genjot ouu nikmat sekali penisnya...
"aah kak enak terus teruuss..." katanya
lalu beberapa saat kemudian kami orgasme bersama. penisku belum dicabut. karena air mani kami berdua mebuat hangat sekali. kita masih posisi woman ontop ampe kami ketisuran dengan posisi itu. penisku masih ada didalam vaginanya. aku biarkan saja karena vaginanya hangat. setelah itu kami sering melakukanya